11 Duta Puisi Esai Dilantik, Siap Bertugas di tempat Seluruh Indonesia
JAKARTA – Penggagas Puisi Esai, Denny JA melantik 11 Duta Puisi Esai para acara Festival Puisi Esai Ibukota ke-2 pada 13-14 Desember 2024. Slogan yang tersebut diusung siap bergerak, siap bekerja, siap menginspirasi.
Duta puisi ini berasal dari Aceh hingga Papua. Pekerjaan mereka adalah menjadi representasi Puisi Esai bagi teman-teman sebaya, teman sekelas, teman main, juga lingkungan terdekat mereka.
“Secara umum merek bertugas untuk menghadirkan orang lain untuk menulis Puisi Esai,” ujar Denny JA di keterangannya, Mingguan (25/12/2024).
Duta Puisi Esai ini diharapkan mampu mempengaruhi kawan-kawannya atau lingkungan dekatnya untuk menulis Puisi Esai mini sepanjang 500 kata. Dengan demikian, Duta Puisi Esai ini berperan besar pada meningkatkan total penulis Puisi Esai di area masa depan.
11 orang Duta Puisi Esai ini awalnya adalah penulis Puisi Esai pada inisiatif adik asuh. Dari 181 orang kontestan diseleksi berlapis-lapis sehingga tanggal 11 orang yang berdomisili dalam provinsi berbeda pada seluruh Indonesia, tersebar dari Aceh hingga Papua.
Sebelum melaksanakan tugasnya pada Duta Puisi Rsai ini mendapat berbagai pelatihan. Termasuk table manners, Bahasa Inggris, public speaking, serta sebagainya. Tentu hanya yang tersebut utama mereka itu juga dibekali pengetahuan tentang Puisi Esai kemudian juga pengalaman merekan pada menulis Puisi Esai.
Mereka menjalani lembaga pendidikan dua tahap. Pertama dilatih secara online akibat domisili mereka tersebar pada seluruh Indonesia. Mulai Selasa 10 Desember, merek semua ke Ibukota Indonesia untuk hadir pada Festival Puisi Esai, sekaligus mengikuti lanjutan pelatihan secara offline.
Dalam pelatihan tentang Puisi Esai merekan menerima materi lengkap, mulai dari sejarah Puisi Esai, zat konten, sampai penulisan Puisi Esai.
Mereka dilengkapi dengan kits tentang Puisi Esai lalu bekal lainnya untuk menjalankan fungsinya sebagai duta Puisi Esai.
Selayaknya anak muda jalan-jalan ke Ibu Kota, Kaka Asuh Duta Puisi esai ini menyebabkan mereka jalaa-jalan atau city tour keliling Jakarta. Berapa orang di dalam antara merekan baru pertama kali ke Jakarta.

