3 Wasit yang digunakan Merampok Kemenangan gemilang Timnas Indonesia
Timnas Indonesia kelihatannya sedang dihantui kutukan dipimpin wasit dari Timur Tengah. Ungkapan itu banyak digunakan untuk menggambarkan situasi ketika pasukan Shin Tae-yong merasa dirugikan secara terus menerus akibat langkah yang dimaksud dibuat juru pengadil lapangan hijau yang digunakan dianggap tak adil.
Situasi ini tentunya menyebabkan penggemar sepak bola dalam Tanah Air merasa frustrasi. Hal ini disebabkan lantaran Timnas Indonesia kerap dirugikan dengan hasil pertandingan lalu seharusnya itu bisa jadi dimenangkan jikalau semata tindakan wasit tambahan adil.
Menilik rekam jejak pada lima pertandingan terakhir, empat wasit dari Timur Tengah menjadi pemimpin laga Timnas Indonesia. Sementara satu laga lainnya dipimpin juru pengadil dengan syarat Australia.
Menariknya, dari empat laga yang mana dipimpin wasit selama Timur Tengah, Timnas Indonesia hanya saja meraup satu kemenangan. Itu terjadi ketika mengalahkan Filipina dengan skor 2-0.
Sementara tiga lainnya berakhir imbang melawan Arab Saudi (1-1), Australia (0-0), juga Bahrain (2-2). Jika sebuah regu kerap mengalami tindakan wasit yang digunakan merugikan pada beberapa pertandingan secara beruntun, tak mengherankan jikalau muncul anggapan bahwa ada semacam kutukan yang tersebut menimpa regu tersebut.
Berikut 3 Wasit yang dimaksud Merampok Timnas Indonesia
1. Indonesia vs Qatar 0-2
Timnas menandai laga pembuka Piala Asia U23 2024 dengan hasil yang tersebut kurang memuaskan setelahnya dikalahkan Qatar dengan skor 0-2 di area Stadion Jassim bin Hamad, Hari Senin (15/4/2024). Satu hal yang dimaksud paling menyita perhatian penggemar sepak bola pada Tanah Air adalah kepemimpinan Nasrullo Kabirov.
Ada beberapa langkah Nasrullo Kabirov yang digunakan dinilai kontroversial dan juga merugikan Timnas Indonesia. Salah satu langkah yang tersebut menuai sorotan adalah ketika Qatar mendapat penalti pasca Rizky Ridho dianggap melanggar Mahdi Salem.
Awalnya, wasit dengan syarat Uzbekistan itu memberikan pelanggaran terhadap Indonesia lantaran Salem dianggap menahan badannya sehingga menciptakan Rizky terjatuh. Namun, Kabirov mengubah keputusannya lalu memberikan penalti untuk Qatar usai mengamati tayangan ulang melalui Video Assistant Referee (VAR).
2. Arab Saudi vs Timnas Indonesia 1-1
Adham Makhadmeh, yang digunakan bertugas mengatur pertandingan ini benar-benar menyita perhatian penggemar sepak bola di tempat Tanah Air. Wasit jika Yordania itu sebenarnya telah tak asing dalam telinga penggemar Timnas Indonesia mengingat ia pernah ditunjuk menjadi pemimpin Kompetisi 1 Indonesia musim 2024/2025.
Beruntungnya, pada laga ini tak berbagai drama terjadi. Sepanjang 90 menit pertandingan, Adham Makhadmeh mencoba untuk menjalankan tugasnya dengan baik.
3. Bahrain vs Timnas Indonesia 2-2
Hasil imbang 2-2 melawan Bahrain meninggalkan trauma mendalam bagi penggemar Timnas Indonesia. Emosi merekan seolah tak tertahankan mengawasi beberapa langkah kontroversial yang dibuat Ahmed Al Kaf.
Yang paling memproduksi penggemar naik pitam ketika Ahmed Al Kaf bukan meniup peluit penanda berakhirnya pertandingan pada waktu waktu menunjukkan menit 90+6. Juru pengadil dengan syarat Oman ini tetap saja melanjutkan pertandingan hingga menit 90+9′ atau sampai Bahrain mencetak gol penyeimbang yang tersebut dicetak Mohamed Mahron.

