Masdar sebut proyek baru dengan PLN sudah ada masuk ke tahap klarifikasi
Setidaknya, pada salah satu proyek yang tersebut dilelang PLN, kami menjadi salah satu masuk ke daftar pendek (shortlisted), kemudian pada waktu ini di tahap klarifikasi dengan pihak pengadaan (procurer).
Abu Dhabi – Perusahaan energi bersih yang tersebut berbasis di dalam Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), yakni Masdar, menyampaikan bahwa proses lelang untuk proyek baru pada Indonesia telah memasuki tahap klarifikasi dengan PT PLN (Persero).
“Setidaknya, pada salah satu proyek yang tersebut dilelang PLN, kami menjadi salah satu yang mana masuk ke daftar pendek (shortlisted), kemudian ketika ini di tahap klarifikasi dengan pihak pengadaan (procurer),” ujar Chief Operating Officer (COO) Masdar Abdulaziz Alobaidli terhadap ANTARA ketika ditemui dalam Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Senin.
Alobaidli menyampaikan bahwa klarifikasi yang disebutkan bertujuan untuk melakukan konfirmasi kesesuaian dokumen, teknis, atau aspek lain yang mana relevan sebelum kebijakan akhir diambil.
Meskipun demikian, Alobaidli tak menyampaikan secara rinci mengenai proyek baru tersebut.
Ia justru menjelaskan bahwa terpilihnya Masdar untuk proyek baru yang dimaksud dilatarbelakangi oleh keberhasilan perusahaan energi bersih UEA itu di pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata, dalam Waduk Cirata, Jawa Barat.
PLTS Terapung seluas 200 hektare yang disebutkan mampu memproduksi energi hijau berkapasitas 192 MWp dengan 13 pulau panel surya yang dimaksud mampu menghasilkan kembali listrik untuk dialirkan ke lebih banyak dari 50.000 rumah.
“Kami sangat puas dengan performa dari PLTS Cirata,” kata Alobaidli.
Ia berharap agar dapat memperluas penanaman modal pada Indonesia, di hal ini, terkait dengan proyek energi baru terbarukan.
Sebelumnya, PLN Nusantara Power (PLN NP) bersatu perusahaan energi dengan syarat Uni Emirat Arab, Masdar setuju mengkaji kemungkinan peningkatan kapasitas pembangkit listrik ramah lingkungan tersebut.
Selain itu, PLN dengan Masdar juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk eksplorasi pengembangan kegiatan bisnis energi untuk bursa internasional.
Kesepakatan antara PLN-Masdar lalu PLN NP-Masdar ditandatangani di dalam sela-sela acara Forum Perubahan Iklim Persatuan Bangsa Bangsa atau COP-28, di dalam Dubai, UEA pada 2 Desember 2023 lalu.
Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo mengungkapkan melalui kerja sebanding yang dimaksud dilaksanakan antara PLN NP dengan Masdar akan mengkaji eksplorasi penambahan kapasitas terpasang untuk PLTS Terapung Cirata.
Peluang itu sangat terbuka mengingat ketika ini baru 4 persen dari maksimal 20 persen luas permukaan danau yang digunakan dimanfaatkan.

