Siapa Pemilik Pukulan Maut yang dimaksud Bikin Khabib Terkejut? Jawabannya Bikin Penasaran!
Khabib Nurmagomedov , salah satu petarung paling dominan pada sejarah UFC, baru-baru ini mengungkapkan siapa petarung yang mana miliki pukulan terkeras yang pernah ia rasakan selama kariernya di area arena octagon.
Selama masa kejayaannya di area divisi kelas ringan, Khabib menghadapi berbagai petarung top, termasuk Conor McGregor, Dustin Poirier, Rafael dos Anjos juga Michael Johnson. Namun, bukanlah merekan yang menyebabkan Khabib terkejut dengan kekuatan pukulannya.
Lantas siapa petarung yang dimaksud tersebut?
Khabib menghasilkan jawaban yang tersebut cukup mengejutkan ketika membeberkan mengenai petarung dengan kekuatan pukulan berbahaya. Dia adalah Justin Gaethje .
Dalam sebuah wawancara dengan Patrick Bet-David, Khabib mengungkapkan bahwa petarung yang mempunyai pukulan terkeras yang pernah ia hadapi adalah Justin Gaethje. Keduanya bertemu dalam UFC 254, juga pada pertarungan itu Khabib berhasil mengalahkan Gaethje melalui submission dalam ronde kedua.
“Saya rasa itu Justin Gaethje, ia memukul seperti truk,” kata Khabib disitir dari GiveMeSport, Kamis (6/2/2025).
Meskipun Gaethje dikenal sebagai salah satu petinju terkuat pada UFC, pengakuan Khabib tetap saja mengejutkan berbagai pihak. Pasalnya, Khabib dikenal sebagai petarung yang sangat tangguh lalu sulit dikalahkan.
Khabib menjelaskan bahwa pukulan keras Gaethje sempat membuatnya terkejut. Namun, hal itu justru menjadi motivasi baginya untuk segera mengakhiri pertarungan.
“Dia memukul seperti truk, tetapi ada satu hal yang dimaksud membuatnya patah semangat. Ketika beliau memukulku, saya ingat itu adalah pukulan uppercut kanan lalu hook kiri. Itu adalah pukulan terbaiknya dan juga saya katakan kepadanya, ‘Saudaraku, apakah ini semua yang digunakan kamu miliki?'”
Khabib kemudian menggunakan kelelahan Gaethje di dalam ronde pertama untuk melancarkan serangan juga mengunci lawannya pada sebuah submission. Setelah mengalahkan Gaethje, Khabib mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia MMA.
Keputusan ini diambil sebab kematian ayahnya, Abdulmanap Nurmagomedov, yang mana sangat dekat dengannya. Kini, warisan Khabib terus hidup melalui petarung-petarung muda yang mana berasal dari Dagestan, termasuk juara kelas ringan ketika ini, Islam Makhachev. Makhachev, yang mana merupakan anak didik Khabib, terus menunjukkan dominasinya di dalam UFC kemudian menjadi salah satu petarung paling menarik pada waktu ini.

