Pertumbuhan Bisnis Keberlanjutan Jadi Fokus Utama PTPN Group
JAKARTA – PTPN Group terus menunjukkan metamorfosis positif pada menciptakan perkembangan perusahaan yang berkelanjutan, baik dari aspek lingkungan, sosial, maupun tata kelola perusahaan.
Sejumlah inisiatif strategis sudah dijalankan PTPN Group pada mengupayakan prinsip keberlanjutan. Di sektor lingkungan misalnya, perusahaan semakin gencar menerapkan praktik perkebunan berkelanjutan, termasuk pengelolaan limbah sawit lalu optimalisasi energi terbarukan.
“Kami berjanji untuk melakukan berbagai inisiatif strategis untuk menggerakkan PTPN sebagai perusahaan perkebunan nasional yang mana berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan,” ujar Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani pada keterangan resmi, Hari Sabtu (22/2/2025).
Salah satu langkah konkret adalah pemanfaatan biogas dari limbah pabrik kelapa sawit (PKS) sebagai sumber energi alternatif yang mampu mengempiskan emisi gas rumah kaca. Selain itu, PTPN juga bergerak pada kegiatan reforestasi dan juga agroforestry untuk mengatasi fungsi ekologi di dalam lahan yang tidak ada produktif.
Dari sisi efisiensi serta inovasi, PTPN Group telah lama mengadopsi teknologi digital serta Jaringan Internet of Things (IoT) pada sistem manajemen perkebunan. Realisasi sistem smart plantation yang dimaksud telah lama diterapkan mampu meningkatkan produktivitas sawit lalu tebu.
Sebagai bagian dari inisiatif dekarbonisasi, PTPN Group juga telah terjadi mengembangkan bioetanol berbasis tebu sebagai sumber energi baru terbarukan. PTPN Group juga terus berupaya meningkatkan kesejahteraan petani melalui skema kemitraan yang tersebut lebih banyak adil kemudian berkelanjutan.
Langkah ini tak belaka meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga meningkatkan kekuatan ekosistem lapangan usaha perkebunan nasional agar tambahan berdaya saing. Di berada dalam tantangan lapangan usaha yang mana semakin kompleks, Abdul Ghani menegaskan bahwa PTPN Group akan terus menjalankan visi perubahan fundamental berbasis keberlanjutan.
Ia percaya bahwa keberlanjutan adalah kunci untuk menciptakan bidang usaha yang mana tidaklah belaka bertahan, tetapi juga tumbuh juga memberikan dampak positif bagi warga dan juga lingkungan. Atas komitmen tersebut, Mohammad Abdul Ghani, meraih penghargaan Indonesia Best ketua eksekutif Awards 2024.
“Keberlanjutan bukanlah hanya saja wacana, tetapi telah menjadi bagian dari model bidang usaha perusahaan untuk menciptakan nilai tambah bagi semua pemangku kepentingan,” kata dia.

