Admin WhatsApp Ditembak Mati Anggota Group usai Dikeluarkan dari Group
PESHAWAR – Seorang pria di area Pakistan sudah pernah didakwa melakukan pembunuhan setelahnya diduga menembak mati administrator grup WhatsApp komunitas yang mana mengeluarkannya dari grup tersebut, kata polisi baru-baru ini.
Mushtaq Ahmed ditembak meninggal pada Kamis waktu malam pada Peshawar, ibu kota provinsi Khyber Pakhtunkhwa yang digunakan berbatasan dengan Afghanistan, tempat dengan sejarah kekerasan.
Seorang pria yang diidentifikasi cuma sebagai Ashfaq telah lama didakwa melakukan pembunuhan, menurut dokumen polisi yang digunakan dilihat oleh AFP juga pejabat polisi setempat.
Menurut pernyataan dari saudara laki-laki Mushtaq yang dimaksud dilihat oleh AFP, Mushtaq diduga mengeluarkan Ashfaq dari grup WhatsApp setelahnya terjadi pertengkaran.
Ia menyatakan kedua belah pihak setuju bertemu untuk berdamai, tetapi mengklaim Ashfaq muncul dengan pistol juga melegakan tembakan, menewaskan saudaranya.
Menurut pernyataan tersebut, Ashfaq bertindak lantaran marah ‘sebagai reaksi melawan dikeluarkannya dirinya dari grup WhatsApp’.
- Microsoft Gabungkan xAI, Meta, juga DeepSeek demi CoPilot
- Bank di tempat Arab Saudi Dilarang Gunakan WhatsApp

