BMKG: Waspada Hujan Lebat kemudian Gelombang Tinggi Konsekuensi Siklon Tropis-Suspect Area
JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, kemudian Geofisika ( BMKG ) mendeteksi dua Bibit Siklon Tropis 94S lalu 90W dan juga Suspect Area yang mana mengepung wilayah Indonesia. BMKG memberikan peringatan keras agar waspada terhadap kemungkinan hujan lebat lalu gelombang tinggi akibat gangguan iklim tersebut.
“Bibit Siklon Tropis 94S serta ketika ini terpantau di tempat sekitar Samudera Hindia barat daya Banten tepatnya pada 15.5 derajat Lintang Selatan serta 93.6 derajat Bujur Timur dengan kecepatan angin maksimum 25 knot (46 km/jam) kemudian tekanan udara minimum sekitar 1007 hPa,” tulis BMKG, Hari Sabtu (4/12/2024).
BMKG memprediksi secara umum kemungkinan Bibit Siklon Tropis 94S menjadi siklon tropis di 24-72 jam ke depan masih di kategori rendah. Kemudian, BMKG mendeteksi bibit Siklon Tropis 90W lalu pada waktu ini terpantau pada sekitar Laut Cina Selatan, Timur Laut Natuna tepatnya pada 5.9 derajat Lintang Utara dan juga 112.8 derajat Bujur Timur dengan kecepatan angin maksimum 15 knot (28 km/jam) dengan tekanan udara minimum sekitar 1001 hPa.
“Secara umum prospek Bibit Siklon Tropis 90W menjadi siklon tropis di 24-72 jam ke depan masih pada kategori rendah,” katanya.
Selain itu, BMKG juga mendeteksi Suspect Area merupakan gangguan tropis terpantau di dalam Samudera Hindia selatan NTB dengan kecepatan angin maksimum 05 – 10 knot (09–19 Km/jam) lalu tekanan minimum sekitar 1008 hPa. Potensial suspect area menjadi siklon tropis pada 24-72 jam ke depan adalah rendah.
Berikut dampak dari Bibit Siklon Tropis 90W pada 24 jam ke depan (4 Januari 2025 Jam 07.00 WIB-5 Januari 2025 Jam 07.00 WIB):
Hujan dengan intensitas Sedang hingga Lebat yang mana dapat disertai angin kencang
– Kalimantan Barat
– Kalimantan Timur
– Kalimantan Utara

