Evander Holyfield Ketakutan Lihat Sosok Petinju Ini: Air Mata Saya Sampai Tumpah!
Petinju legendaris Evander Holyfield mengungkapkan bahwa belaka ada satu petinju yang mana pernah benar-benar membuatnya takut. Anehnya, sosok itu bukanlah Mike Tyson atau Lennox Lewis, dua lawan tangguh yang tersebut pernah ia hadapi pada karier profesionalnya.
Holyfield yang mana dikenal sebagai “The Real Deal” menikmati karier amatir yang tersebut cemerlang sebelum terjun ke dunia profesional. Ia mencatat rekor impresif 160 kemenangan kemudian 14 kekalahan, dan juga meraih medali perunggu Olimpiade 1984 lalu perak pada Pan American Games.
Namun, sebelum meraih kejayaan di area ring profesional, Holyfield mengalami ketakutan luar biasa terhadap manusia petinju amatir bernama Cecil Collins. Collins adalah lawan yang dimaksud mengalahkannya pada dua pertarungan pertamanya di dalam dunia amatir. Kekalahan yang disebutkan begitu mengguncang Holyfield hingga ia sempat memutuskan untuk berhenti bertinju.
“Saat saya kalah untuk pertama kalinya di dalam usia 11 tahun, saya memutuskan berhenti,” kata Holyfield di wawancara dengan VladTV. “Tapi ibu saya berkata bahwa ia tidaklah membesarkan seseorang pengecut, jadi saya harus kembali.”
Sayangnya, pada pertandingan kedua melawan Collins, Holyfield kembali kalah lalu sekali lagi berencana meninggalkan dunia tinju. Namun, ibunya masih bersikeras agar ia mencoba sekali lagi.
Ketakutan Holyfield mencapai puncaknya ketika ia mengetahui bahwa ia harus kembali menghadapi Collins di pertandingan ketiga.
“Saat saya mengawasi namanya dalam daftar pertandingan final, air mata secara langsung mengalir dari mata saya,” kenangnya.
Namun, kali ini Holyfield mampu mengalahkan Collins dan juga akhirnya mengatasi rasa takutnya. Ketika ia pulang lalu memberi tahu ibunya tentang kemenangan tersebut, ia justru memberikan jawaban yang dimaksud mengejutkan.
“Ibu saya bilang, ‘Kalau begitu sekarang kamu mampu berhenti bertinju.’ Tapi saya menjawab, ‘Saya tidak ada mau berhenti lagi!'”
Setelah menyeberangi momen penting itu, Holyfield berprogres menjadi salah satu petinju terbaik pada sejarah. Ia berhasil menyatukan semua peringkat pada kelas penjelajah dengan mengalahkan Carlos de Leon pada 1988, lalu naik ke kelas berat lalu merebut sabuk juara dunia setelahnya meng-KO Buster Douglas pada 1990.

