Gagal Dibangun, 2 Proyek Tol Warisan Jokowi Bakal Dilelang Ulang
JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan kembali melelang ulang 2 proyek jalan tol yang digunakan sempat gagal dibangun pada waktu era Presiden ke-7 Joko Widodo . Kedua tol itu adalah Gedebage – Tasikmalaya (sebagian Getaci), dan juga Tol Gilimanuk – Mengwi.
Direktur Jenderal Biaya Infrastruktur Kementerian PU, Triono Junoasmono menyatakan ketika ini kedua jalan tol yang disebutkan di proses persiapan lelang . Targetnya awal tahun depan proyek yang dimaksud telah mendapatkan investor.
“Yang pasti pada waktu dekat, kita sedang menyelesaikan studi Jalan Tol Gilimanuk – Mengwi, mudah – mudahan selesai akhir tahun ini, harapan kita tahun depan telah mampu kita lelangkan. Kalau Getaci, sedang kita perdalam lagi, ada beberapa optimasi yang dimaksud kemungkinan tahun depan juga kita lelangkan,” ujar Triono ketika ditemui dalam Kantor Kementerian PU, Kamis (19/12/2024).
Pada kesempatan yang disebutkan pria yang tersebut akrab disapa Yongki itu mengaku sejauh ini sudah ada ada beberapa pelaku usaha yang tertarik untuk menggarap proyek tersebut. Hal ini terlihat dari antusias yang mendaftar pada waktu pra kualifikasi
“Waktu kemarin pra kualifikasi sudah ada banyak yang mana mendaftar, cuman ada beberapa perubahan, yang digunakan kita sesuaikan di tempat akhir tahun ini,” tambahnya.
Yongki menjelaskan, beberapa pembaharuan itu utamanya dikakukan untuk rencana pengerjaan proyek tol Gedebage – Tasikmalaya, yang tersebut sebelumnya direncanakan terhubung hingga Ciamis. Selain itu, ada juga inovasi tentang peran pemerintah terkait dukungan proyek konstruksi agar lebih tinggi menarik bagi swasta berinvestasi.
“Ada besaran dukungan pembangunan yang tersebut nanti di dalam perlukan di area project itu, supaya proyek itu lebih tinggi fisibel, supaya daya tariknya lebih besar bagus lagi,” kata Yongki.
“Kita masih melanjutkan untuk tol – tol yang tersebut sudah ada kontrak, pelelangan, kalau sedang yang digunakan tahap persiapan atau kajian, dilanjut sekadar kajiannya, nanti apakah itu dilanjut atau tidak, kita laopor nanti ke presiden,” pungkasnya.

