Negara Malaysia Airlines MH370 Dicari di tempat Area Terendah di area Dunia, Setiap Kesalahan Akan Jadi Bencana
SYDNEY – Pencarian baru untuk Negara Malaysia Airlines Penerbangan 370 (MH370) akan diadakan dalam area luas juga berbahaya di tempat Samudra Hindia, salah satu medan terburuk di area dunia.
Pakar Angkatan Laut memberi peringatan bahwa setiap kesalahan di misi pencarian akan berubah menjadi bencana sangat cepat bagi pasukan pencari.
Pemerintah Negara Malaysia sudah memutuskan untuk melanjutkan pencarian pesawat MH370.
Pesawat Boeing 777 itu menghilang misterius selama penerbangan terjadwal dari Kuala Lumpur menuju Beijing pada 8 Maret 2014 dengan 239 orang (227 penumpang serta 12 awak) pada dalamnya.
Pada 8 Maret 2025 nanti, akan menjadi tahun ke-11 hilangnya pesawat MH370.
Pencarian awal telah lama mencakup wilayah seluas 3 jt kilometer persegi di area menghadapi permukaan air juga lebih lanjut dari 120.000 kilometer persegi di dalam bawah permukaan laut.
Menteri Perhubungan Malaya Anthony Loke mengonfirmasi pada Selasa pekan lalu bahwa sebuah perusahaan swasta kembali mencari MH370, dengan wilayah pencarian baru sekitar 1.500 kilometer sebelah barat Perth.
Kali ini, pencarian akan menggunakan teknologi yang tersebut lebih lanjut canggih untuk memetakan deskripsi dasar laut secara menyeluruh.
Perusahaan robotika laut Inggris—Amerika Serikat; Ocean Infinity—yang sebelumnya mencari pesawat tersebut—telah mengirimkan kapal induknya, Armada 7806, untuk ekspedisi baru tersebut.

