Kesehatan

Niat lalu Tata Cara Lengkap Sholat Ghaib

Daftar Isi
  • Niat Sholat Ghaib: Arab, Latin serta Arti
    • 1. Niat Sholat Ghaib Jenazah Perempuan
    • 2. Niat Sholat Ghaib Jenazah Laki-laki
    • 3. Niat Sholat Ghaib Jenazah Banyak
  • Tata Cara Sholat Ghaib

Jakarta – Sholat ghaib dijalankan ketika seseorang meninggal ke tempat yang dimaksud jauh. Tata langkah identik dengan sholat jenazah biasa, namun tanpa jenazah ke tempat sholat. Niatnya untuk menghantarkan doa bagi jenazah yang dimaksud tidak ada hadir secara fisik.

Dalam buku “Tata Cara Sholat Lengkap yang dimaksud Dicintai Allah” oleh Yoli Hemdi, dijelaskan bahwa sholat ghaib merupakan salah satu kemudahan yang digunakan diberikan pada agama Islam.

Jika ada seseorang yang meninggal di dalam tempat yang digunakan jauh, umat Islam tetap dapat melaksanakan sholat jenazah meskipun tidaklah dapat meninjau jenazahnya secara langsung. Tata cara sholat ghaib serupa dengan sholat jenazah pada umumnya, semata-mata belaka niatnya berbeda, yaitu untuk mendoakan jenazah yang tak hadir secara fisik dalam hadapan jamaah dengan diperkenalkan secara makna atau batin.

Niat Sholat Ghaib: Arab, Latin kemudian Arti

Merujuk pada buku yang mana sama, berikut niat sholat ghaib yang dimaksud dapat dilafalkan.

1. Niat Sholat Ghaib Jenazah Perempuan

أُصَلِّي عَلَى مَيِّتَةِ ( فُلَانَةِ ) الْغَائِبَةِ أَرْبَعَ تَكْبِيرَاتٍ فَرْضَ الْكِفَايَةِ إِمَامًا / مَأْمُوْمًا لِلَّهِ تَعَالَى .

Arab latin: Ushallii ‘ala mayyitati (fulaanah) al-ghaa’ibah arba’a takbiiriatin fardhal kifaayati imaaman/makmuuman lillaahi Ta’aalaa.

Artinya: “Saya berniat mengerjakan sholat untuk mayit (si Fulanah, disebut namanya…) yang tersebut ghaib (tidak ada dalam tempat ini) dengan empat kali takbir fardhu kifayah, sebagai imam/makmum, sebab Allah Ta’ala.”

2. Niat Sholat Ghaib Jenazah Laki-laki

أُصَلِّ عَلَى مَيْتِ (فُلَانٍ) الْغَائِبِ أَرْبَعَ تَكْبِيرَاتٍ فَرْضَ الْكِفَايَةِ إِمَامًا / مَأْمُوْمًا لِلَّهِ تَعَالَى .

Arab latin: Ushallii ‘ala mayyiti (fulaan) al-ghaa’ibi arba’a takbiiraatin fardhal kifaayati imaaman/makmuuman lillaahi Ta’alaa.

Artinya: “Saya berniat mengerjakan sholat untuk mayit (si Fulan, disebut namanya…) yang digunakan ghaib (tidak ada dalam tempat ini) dengan empat kali takbir fardhu kifayah, sebagai imam/makmum, oleh sebab itu Allah Ta’ala.”

3. Niat Sholat Ghaib Jenazah Banyak

أُصَلِّي عَلىٰ مَنْ صَلَّى عَلَيْهِ الْإِمَامُ أَرْبَعَ تَكْبِيْرَاتٍ فَرْضَ كِفَايَةٍ مَأْمُوْمًا للهِ تَعَالىٰ

Ushollii alaa man sholla alaihi arba’a takbiroti fardhol kifayati ma’muman/imaaman lil laahi ta’aalaa

Artinya: “Aku berniat sholat Ghaib sebagai imam/makmum menghadapi mayit yang mana disholati dengan empat kali takbir fardu kifayah lantaran Allah Ta’ala.”

Niat sholat Ghaib yang dimaksud dapat dibaca pada hati, sebagaimana niat sholat pada umumnya.

Tata Cara Sholat Ghaib

Berikut tata cara sholat ghaib yang digunakan diambil Kitab Lengkap Panduan Sholat oleh M Khalilurrahman Al-Mahfani MA kemudian Abdurrahim Hamdi MA.

1. Berdiri (bagi yang digunakan mampu) lalu mengucapkan niat seperti bacaan di atas.

2. Takbiratul ihram seperti sholat biasa.

3. Kemudian membaca Al-Fatihah.

4. Takbir kedua membaca sholawat

اللّـٰهُمَّ صَلَّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ، فِي الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

Arab latin: Allahumma sholli alaa muhammad wa ala aali muhammad. Kamaa shollaita ala ibrahim wa ala aali ibrahim. Wa barik ala muhammad wa ala aali muhammad. Kama barakta ala ibrahim wa ala ali ibrahim. Innaka hamidun majiid.

Artinya: “Ya Allah, berilah shalawat untuk Muhammad kemudian keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah dilakukan memberi shalawat terhadap Ibrahim lalu keluarga Ibrahim.

Sesungguhnya Engkau Maha terpuji lagi Maha Mulia. Dan berilah berkat untuk Muhammad serta keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau memberi berkat terhadap Ibrahim dan juga keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha terpuji lagi Maha Mulia.”

5. Takbir ketiga membaca doa untuk mayit

اللّـٰهُمَّ اغْفِرْ لَهُ، وَارْحَمْهُ، وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ باالْمَاءٍ وَالثَّلْجِ والْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَاراً خَيْراً مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْراً مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجاً خَيْراً مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ اْلجَنَّة وَأَعِدْهُ مِنْ عَذَابِ اْلقَبْرِ وَعَذَابِ الناَّرِ

Arab latin: Allahummaghfir lahu warhamhu waafihi wafuanhu, wa akrim nuzulahu, wawassi’ madkholahu, waghsilhu bil maa-i wats tsalji wal-baradi, wanaqqi-hi min khathaayaaya kamaa yunaqqats tsaubul abyadhu minal danasi, wa abdilhu daaran khairan min daarihi, wa ahlan khairan min ahlihi, wa zaujan khairan min zaujihi, waqihi fitnatal qabri wa adzaaban naari.

Artinya: “Ya Allah, ampunilah beliau (mayat), berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah ia (dari beberapa hal yang mana tiada disukai), maafkanlah beliau kemudian tempatkanlah beliau di dalam tempat yang dimaksud mulia, luaskanlah kuburannya, mandikan beliau dengan air salju dan juga air es.

Bersihkanlah ia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau mebersihkan baju putih dari kotoran. Berilah ia rumah yang dimaksud lebih banyak baik dari rumahnya (di dunia), berilah keluarga yang mana lebih tinggi baik daripada keluarganya ke dunia, istri yang dimaksud lebih besar baik dari istrinya (atau suaminya) serta masukkan ia ke surga, jagalah ia dari siksa kubur juga neraka.”

6. Takbir ke empat membaca doa untuk keluarga yang ditinggalkan

اللّـٰهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهُ وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهُ وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَ بِااْلإِيْمَانِ وَلاَ تَجْعَلْ فىِ قُلُوْبِنَا غِلاَّ لِّـلَّذِيْنَ آمَنُوْا رَبَّناَ اِنَّكَ رَؤُفٌ الرَّحِيْمٌ

Arab latin: Allahumma la tahrim naa ajrahu walaa taftinnaa ba’dahu waghfirlanaa walahu. Waliikhwaninalladzinasabaquunabiliimaani walaa taj’al fii quluubina ghillallilladzina aamanuu robbanaa innaka rouufurrohiim

Artinya: “Ya Allah janganlah kami tiada Engkau beri pahalanya, lalu janganlah Engkau beri fitnah terhadap kami sesudahnya, juga berilah ampunan untuk kami serta kepadanya.”

7. Salam dengan menghadap kanan terlebih dahulu.

Next Article Doa Saat Kehilangan Uang lalu Barang-barang Berharga Lainnya

Artikel ini disadur dari Niat dan Tata Cara Lengkap Sholat Ghaib

924943923922941940942914961932938939963964965931935954915916917907925919948949950936952959944955957945946947909920927933906960918929956913926937912930934905953958921951962908910911lucky neko dan pengaruh tema jepang terhadap desain permainan digital mbgpragmatic play hadirkan bonus spin kreatif dengan mekanisme fleksibelpragmatic play menyajikan gameplay variatif dengan konsep menariklucky neko dan tren pengamatan pemain terhadap fitur bonus mbgsweet bonanza menganalisis sound horeg dari perspektif tren dan komunitaspola permainan yang sering diamati komunitas dan lucky neko mbgsisi lain mbg bedah mahjong ways 2 berdasarkan alasan viral di medsosstarlight princess sajikan bonus lightning 109 mode dengan sistem dinamisstarlight princess dan fitur menawan yang membentuk pengalaman pemain mbgrahasia slot online praktis agar konsistensi lebih optimalsugar rush pola runtuhan permen pada grid 7x7 sr3algoritma cerdas game online untuk mengoptimalkan performa bermain