PT PPA Proyeksikan Produksi Batu Bara dan juga Nikel Capai 70,5 Juta Ton
JAKARTA – Kontraktor pertambangan mineral serta batu bara PT Putra Perkasa Abadi ( PPA )memproyeksikanproduksi batu bara dan juga nikel hingga akhir tahun ini mencapai 70,5 jt ton. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 5% dibandingkan capaian tahun 2023 sebesar 66,8 jt ton.
Head of Corporate Communication PPA Adri Thanada, mengatakan, hingga akhir 2024, PPA memproyeksikan produksi overburden (OB) akan mencapai 333,35 jt bank cubic meter (BCM). Sepanjang Januari hingga November 2024, kata dia, PPA berhasil mencatatkan produksi OB sebesar 303,36 jt BCM, melampaui target yang dimaksud ditetapkan sebesar 296,15 jt BCM.
Pada periode yang dimaksud sama, produksi mineral yang digunakan meliputi batu bara lalu nikel PPA mencapai 64,27 jt ton, dengan rincian batu bara sebesar 60,57 jt ton lalu nikel sebesar 3,7 jt ton. Capaian ini, kata Adri, menegaskan efisiensi operasional lalu kemampuan PPA pada memenuhi keinginan mitra secara konsisten.
“InsyaAllah pada 2025 PPA akan menambah beberapa project baru. Kami optimistis produksi OB tahun depan akan melampaui 400 jt BCM,” ujar Adri pada Jakarta, akhir pekan ini. Dengan tambahan dari 12.000 karyawan yang digunakan berdedikasi, PPA pada saat ini menjalankan operasional di area 14 perusahaan tambang batu bara juga nikel pada seluruh Indonesia.
Adri menambahkan, tahun 2024 juga menjadi “Golden Years” bagi PPA, sebab perusahaan berhasil meraih berbagai penghargaan nasional kemudian internasional. PPA untuk ketiga kalinya meraih penghargaan terbaik dalam kompetisi Good Ekstraksi Practices Award 2024 yang diselenggarakan oleh Ditjen Minerba Kementerian ESDM. Selain itu, PPA menerima penghargaan Subroto Award untuk perubahan teknologi keselamatan pertambangan, serta menjadi Overall Winner dalam event 21st Indonesia Fire and Rescue Challenge.
Tidak hanya sekali itu, regu Emergency Response Team (ERT) Garuda Rescue Nusantara, yang tersebut mewakili PPA, juga mencetak prestasi membanggakan di area kompetisi Penambangan Emergency Response Competition (MERC) 2024 pada Langley Park, Perth, Australia. Berbagai penghargaan lainnya juga diraih di dalam bidang sosial kemasyarakatan serta lingkungan.
Adri menegaskan, PPA terus menjunjung tinggi prinsip Safe and Strong Operational Performance sebagai fondasi utama pada memberikan layanan terbaik. Dengan komitmen pada keberlanjutan kemudian inovasi, PPA memiliki target untuk menjadi kontraktor jasa pertambangan terbesar kedua di dalam Indonesia pada waktu dekat.
“Kami berupaya terus berinovasi juga memberikan dampak positif, tidaklah belaka bagi industri, tetapi juga bagi penduduk juga lingkungan. PPA berazam untuk menciptakan standar baru di praktik pertambangan yang dimaksud berkelanjutan, Kami juga berharap keberkahan dengan berjuang cepat berkontribusi di ESDM Siaga Bencana di area setiap ada bencana Alam,” tambahnya.
Di bawah koordinasi ESDM siaga bencana, ERT PPA berpartisipasi di misi kemanusiaan ketika terjadi bencana di area Indonesia, tercatat ERT PPA terjun secara langsung menangani bencana banjir di tempat Mahakam Hulu, Kalimantan Selatan, banjir di area Sukabumi, hingga letusan Gunung Lewotobi, di dalam NTT .
“Melalui pencapaian luar biasa di tempat tahun ini dan juga strategi peningkatan yang mana solid, Putra Perkasa Abadi siap melangkah lebih lanjut jarak jauh untuk menghadirkan solusi pertambangan berkelas dunia dan juga memperkuat perkembangan perekonomian Indonesia,” tegas Adri.

