Rusia serta Kuba perluas kemitraan, tolak praktik kolonial Barat
Istanbul – Wakil menteri luar negeri (wamenlu) Rusia dan juga Kuba mengatur pembicaraan di Kota Moskow pada Awal Minggu (14/4) dan juga menegaskan kembali komitmen mereka terhadap kemitraan strategis kemudian visi sama-sama tentang kesulitan global, kata Kementerian Luar Negeri Rusia.
Dalam reuni itu, Wamenlu Rusia Sergey Ryabkov juga Wamenlu Kuba Gerardo Penalver bertukar pandangan tentang isu-isu bilateral, regional, dan juga global, kata Kemlu Rusia pada pernyataannya.
Disebutkan pula bahwa kedua pihak tak bisa saja menerima "tindakan pemaksaan sepihak dan juga praktik neokolonial" oleh negara-negara Barat.
Mereka menyuarakan dukungan untuk merancang "dunia multipolar yang dimaksud lebih banyak adil" dan juga menyambut baik aksesi Kuba ke di kelompok BRICS sebagai negara mitra untuk memajukan tujuan itu.
Rusia juga menegaskan kembali dukungannya pada tuntutan Kuba agar embargo ekonomi, perdagangan, kemudian keuangan oleh Negeri Paman Sam segera dicabut sepenuhnya, dan juga Kuba dikeluarkan dari daftar "negara sponsor terorisme" oleh AS.
Kedua pihak juga menegaskan keinginan mereka itu untuk melanjutkan dialog di bervariasi bidang.
Sumber: Anadolu
Artikel ini disadur dari Rusia dan Kuba perluas kemitraan, tolak praktik kolonial Barat

