SBY Berpesan ke KIM: Jangan Ada yang tersebut Mendua Hati
JAKARTA – Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat yang dimaksud juga Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) menyampaikan beberapa arahan pada acara silaturahmi Koalisi Indonesia Maju (KIM) dalam Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Hari Jumat (14/2/2025). SBY berharap KIM dapat memberikan loyalitasnya terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Pemimpin kita Bapak Prabowo menginginkan satu kita harus bersatu di hati, kita setia, loyal penuh terhadap pemimpin kita, jangan ada yang mendua hati, satu hati. Untuk pemimpin kita, untuk pemerintahan yang beliau pimpin,” kata SBY.
SBY juga meminta-minta KIM agar dapat menyukseskan pemerintahan Prabowo lima tahun ke depan, bahkan diharapkan 10 tahun ke depan. “Dengan prioritas yang mana beliau punya, program yang digunakan akan dijalankan lima tahun ke depan, InsyaAllah 10 tahun ke depan,” jelasnya.

Tidak semata-mata itu, SBY juga mengajukan permohonan semua pihak dapat melakukan yang dimaksud terbaik dan juga membantu keberhasilan pemerintah Prabowo. “Marilah kita semua untuk beliau (Prabowo), do our best, mari berbuat yang tersebut terbaik,” tuturnya.
“Semua permasalahan akan setiap saat ada tantangan, akan setiap saat ada. Tapi percayalah setiap permasalahan akan ada solusinya. Oleh dikarenakan itu, kita harus menjadi bagian dari solusi, jangan menjadi bagian dari masalah,” kata SBY.
Di akhir pesannya, SBY juga turut mendoakan Prabowo juga optimistis Indonesia akan lebih banyak baik ke depannya. “Selamat melanjutkan tugas Bapak Prabowo, gunakan kami semua, libatkan kami semua, InsyaAllah seberat apa pun permasalahan yang dimaksud dihadapi oleh bangsa kita, oleh pemerintah kita, oleh presiden kita, lima tahun ke depan Indonesia akan lebih tinggi baik dari sekarang ini,” ungkapnya.
Sebelumnya Presiden RI Prabowo Subianto memberikan instruksi untuk seluruh pihak yang mana ingin turut mengabdi pada bangsa serta rakyat untuk kesampingkan urusan pribadi lalu utamakan kepentingan rakyat. Hal yang dimaksud disampaikan Prabowo di tempat tengah-tengah pidatonya di acara silaturahmi Koalisi Indonesia Maju.
“Bagi dia yang tersebut ingin mengabdi, tak ada tempat di area hatinya untuk perasaan pribadi,” kata Prabowo pada pidatonya
Prabowo juga memohonkan agar semua pihak khususnya KIM mengesampingkan perasaan dendam lalu benci dikarenakan rakyat membutuhkan pemerintahan yang mana sejuk.
“Jadi, untuk dendam benci enggak ada. Karena rakyat butuh kepemimpinan yang digunakan sejuk, yang baik kemudian saudara-saudara ada yang mengungkapkan terobosan-terobosan yang digunakan terbaik itu adalah hasil daripada keadaan yang sejuk,” kata Prabowo.

