Tiga Tahun Merger, Aset Pelindo Tembus Rp123 Trilyun
Jakarta – Asisten Deputi Sektor Jasa Logistik Kementerian BUMN Desty Arliani mengemukakan aset PT Pelabuhan Indonesi (Pelindo) tembus hingga Rp123 triliun setelahnya tiga tahun merger. “Saya apresiasi tinggi dengan apa yang sudah ada dikerjakan Pelindo selama 3 tahun,” kata Desty di pernyataan persnya yang disampaikan dalam Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 3 Oktober 2024 seperti dilansir dari Antara.
Menurut Desty, Pelindo, di 3 tahun ini secara konsistensi melaksanakan implementasi Inisiatif Penting melalui program-program perubahan yang dimaksud konsentris direalisasikan oleh Pelindo seperti standardisasi operasi, digitalisasi, optimalisasi, pemurnian industri juga inisiatif strategis lainnya.
Hasilnya Pelindo mendapatkan kinerja positif yang pada antaranya dihasilkan dari penciptaan ‘value creation’ senilai Rp4,89 triliun atau 81 persen dari target 2025.
Kemudian inisiatif perubahan Pelindo selanjutnya memfokuskan pada peningkatan yang tersebut sifatnya jangka panjang. Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono juga menyampaikan bahwa setelahnya melakukan transformasi, produktivitas Pelindo semakin meningkat. Pertumbuhan perusahaan yang disebutkan juga beriringan dengan peningkatan ekspektasi customer terhadap Pelindo.
Menurut Arif, pertumbuhan perusahaan yang disebutkan juga beriringan dengan peningkatan ekspektasi customer terhadap Pelindo. Sementara itu, Direktur Utama Subholding Pelindo Jasa Maritim Arief Prabowo menyampaikan komitmennya bahwa sebagai subholding yang digunakan membawahi usaha utama lalu ujung tombak pelayanan Pelindo Grup yaitu Marine, Equipment kemudian Port Services (MEPS). Dia mengutarakan SPJM senantiasa berazam untuk memberikan pelayanan yang dimaksud prima didukung dengan perangkat lunak yang digunakan pengguna friendly, serta juga tenaga operasional yang dimaksud handal, berpengalaman, juga mumpuni.
Selain itu SPJM juga berjanji untuk terus berinovasi untuk memaksimalkan lalu mengoptimalkan kesempatan bidang usaha yang ada lalu berkolaborasi dengan mitra strategis untuk pengembangan kegiatan bisnis perusahaan yang mana berkelanjutan.
Pilihan editor: Maskapai BBN Airlines Indonesi Segera Buka Rute Jakarta-Pontianak
Artikel ini disadur dari Tiga Tahun Merger, Aset Pelindo Tembus Rp123 Triliun

