Otomotif

Tim atletik Indonesi raih dua perak serta satu perunggu di Filipina

DKI Jakarta – Tim atletik Indonesia meraih tiga medali yang terdiri dari dua perak kemudian satu perunggu di turnamen Philippine Athletics Championships 2025 yang digunakan diselenggarakan di dalam New Clark City Athletic Stadium, Capas, Tarlac, Filipina dari Kamis (1/5) sampai Hari Minggu (4/5).

"Atlet-atlet muda Nusantara berhasil meraih tiga medali di event Philippine Athletics Championships 2025 yang tersebut diselenggarakan di New Clark City Athletic Stadium, Capas, Tarlac, Filipina," tulis Instagram resmi PB PASI, Senin.

Tiga medali itu disumbangkan oleh dua atlet, yaitu Francia Richelle Matital dan juga Muhammad Fauzan. Francia memborong dua medali, yaitu perak kemudian perunggu.

Perak yang mana diraih Francia adalah pada nomor lari 1.500 meter U-18 putri dengan catatan 5 menit 12,04 detik. Sedangkan untuk medali perunggu, Francia mendapatkannya pada nomor lari 800 meter U-18 putri dengan waktu 2 menit 20,34 detik.

Sementara untuk Fauzan, ia meraih medali perak pasca mencatatkan waktu 14,69 detik pada nomor lari 110 meter gawang putra.

Francia serta Fauzan adalah dua dari empat atlet yang dimaksud dikirim PASI pada Filipina. Selain mereka itu berdua, Anang Jerry dan juga Soeyet Harman Jisuan dari Jawa Barat mewakili Indonesia pada turnamen ini. Keempat atlet ini didampingi coach Panji Renal (Jakarta) selama pada Filipina.

Ajang ini merupakan kesempatan penting bagi para atlet muda untuk menambah pengalaman berjuang pada level internasional kemudian mengasah kemampuan merekan untuk menghadapi kompetisi-kompetisi besar ke depan.

Adapun, pencapaian ini merupakan lanjutan prestasi dari regu atletik Indonesi yang tersebut sebelumnya berlaga pada 85th Singapore Open Track and Field Championships yang mana dilakukan pada National Stadium, Singapore Sports Hub.

Di turnamen yang mana diselenggarakan pada 24–25 April kemudian itu, Negara Indonesia memborong 11 medali, di antaranya adalah enam emas, dua perak, juga tiga perunggu.

Salah satu pencapaian paling membanggakan dari event yang disebutkan datang dari atlet muda dengan syarat Nusa Tenggara Barat (NTB), Yad Hapizudin, yang tersebut meraih emas di dalam nomor 1.500 meter putra sekaligus melampaui Rekor Nasional U-20 dengan waktu 3 menit 53,99 detik.

Artikel ini disadur dari Tim atletik Indonesia raih dua perak dan satu perunggu di Filipina

924943923922941940942914961932938939963964965931935954915916917907925919948949950936952959944955957945946947909920927933906960918929956913926937912930934905953958921951962908910911lucky neko dan pengaruh tema jepang terhadap desain permainan digital mbgpragmatic play hadirkan bonus spin kreatif dengan mekanisme fleksibelpragmatic play menyajikan gameplay variatif dengan konsep menariklucky neko dan tren pengamatan pemain terhadap fitur bonus mbgsweet bonanza menganalisis sound horeg dari perspektif tren dan komunitaspola permainan yang sering diamati komunitas dan lucky neko mbgsisi lain mbg bedah mahjong ways 2 berdasarkan alasan viral di medsosstarlight princess sajikan bonus lightning 109 mode dengan sistem dinamisstarlight princess dan fitur menawan yang membentuk pengalaman pemain mbgrahasia slot online praktis agar konsistensi lebih optimalsugar rush pola runtuhan permen pada grid 7x7 sr3algoritma cerdas game online untuk mengoptimalkan performa bermain