Waspada, Ini adalah Daftar 10 Selebriti yang dimaksud Sering Dipakai untuk Kejahatan Siber
JAKARTA – Sejumlah selebriti dunia namanya kerap dicatut oleh para penipu untuk memperdayai korbannya di area dunia maya. Popularitas juga nama besar para selebriti memang sebenarnya kerap menyebabkan orang lengah juga ujung-ujungnya menjadi korban kejahatan siber .
McAfee pun sudah pernah merilis daftar nama para selebriti yang dimaksud kerap dieksplotasi oleh penjahat siber pada “2024 Celebrity Hacker Hotlist”.
Betanews melansir, Rabu (9/10/2024) McAfee menempatkan Scarlett Johansson pada kedudukan puncak “2024 Celebrity Hacker Hotlist”. Popularitas Johansson membuatnya menjadi target utama bagi peretas, yang mana menggunakan namanya untuk menipu pengguna yang dimaksud bukan curiga agar mengklik tautan berbahaya atau mengunduh file berbahaya.
Laporan McAfee menyampaikan peringatan pencarian yang melibatkan selebriti dunia seperti Johansson seringkali mengarahkan konsumen ke situs tidaklah aman. Situs-situs ini dapat menginstal malware atau mengakumulasi data pribadi, membahayakan privasi, data, serta identitas pengguna. Munculnya Kecerdasan Buatan sudah pernah memudahkan untuk menghasilkan deepfakes yang mana meyakinkan, menambah lapisan kompleksitas pada kecurangan ini. Gambar, audio, juga video yang dihasilkan Kecerdasan Buatan dapat digunakan untuk menipu penggemar agar terlibat dengan konten palsu, tidaklah hanya sekali merusak keuangan korban tetapi juga reputasi selebriti.
Banyak orang yang mana mencari berita atau penawaran selebriti secara online, seringkali memprioritaskan kecepatan daripada keamanan. Namun, laporan McAfee menekankan perilaku ini memproduksi pengguna rentan terhadap penipuan. Baik berburu tiket konser diskon, pembangunan ekonomi cryptocurrency, atau hadiah, pengguna dapat menjadi mangsa situs palsu yang membahayakan informasi sensitif merekan atau mencuri uang.
Tim McAfee’s Threat Research Labs menyusun daftar yang dimaksud dengan mengidentifikasi selebriti mana cuma termasuk influencer media sosial yang paling banyak menjadi target pada pembohongan online.
Berikut 10 selebriti teratas yang paling banyak dieksploitasi di penggelapan :
1. Scarlett Johansson
Dikenal lantaran pemanfaatan gambarnya yang dimaksud tidaklah sah di iklan kemudian dukungan yang digunakan dihasilkan AI.
2. Kylie Jenner
Mereknya disalahgunakan di giveaway palsu dan juga item Kylie Cosmetics palsu.
3. Taylor Swift
Ditargetkan untuk penggelapan tiket, disinformasi politik, serta pemberian hadiah produk.
4. Anya Taylor-Joy
Digunakan untuk informasi streaming yang dimaksud salah kemudian penipuan giveaway.
5. Tom Hanks
Penipu memperkenalkan produk-produk kemampuan fisik palsu melawan namanya.
6. Sabrina Carpenter
Terkait dengan iklan aplikasi mobile konten dewasa kemudian tiket palsu.
7. Sydney Sweeney
Terkait dengan penggelapan crypto.
8. Blake Lively
Ditargetkan oleh pembohongan barang penurunan berat badan.
9. Johnny Depp
Namanya disalahgunakan untuk penggalangan dana, hadiah, juga penggelapan crypto.
10. Addison Rae
Korban penipuan dukungan palsu kemudian giveaway.
Daftar dalam melawan menunjukkan bagaimana para pelaku kejahatan telah dilakukan beradaptasi, menggunakan Kecerdasan Buatan untuk memunculkan dukungan palsu lalu iklan yang digunakan menampilkan tokoh terkenal. Johansson sudah pernah vokal menentang konten yang dihasilkan Artificial Intelligence tanpa persetujuan, menyoroti perasaan khawatir yang dimaksud tumbuh ini. Penipu beralih dari eksploitasi finansial murni ke memanfaatkan kemiripan lalu ucapan selebriti yang mana dapat dikenali untuk menarik klik.
Mereka menggunakan taktik seperti deepfakes yang tersebut dihasilkan Artificial Intelligence serta skema phishing untuk mengeksploitasi popularitas selebriti ini. Peneliti McAfee menemukan cryptocurrency, tiket, pemberian produk, juga penggelapan “obat ajaib” termasuk yang mana paling umum.

