Pangeran Harry Dapat Penghargaan Tertinggi, William Dicampakkan?
JAKARTA – Pangeran Harry dinobatkan sebagai salah satu tokoh terkemuka dunia di hal penanganan pembaharuan iklim pada daftar baru majalah TIME.
Kondisi ini berbeda dengan William. Dikutip mirror, suami Kate Middleton itu dicampakkan. Namanya tidak ada disebutkan di daftar tersebut.
Sementara, Harry bergabung dengan tokoh-tekoh, seperti Bill Gates di daftar Time100 Climate 2024 “100 pemimpin paling berpengaruh yang dimaksud menggerakkan kegiatan bisnis untuk aksi iklim nyata”.
Pangeran Harry sudah diakui berhadapan dengan usahanya dengan organisasi perjalanan berkelanjutan nirlabanya, Travalyst, yang dimaksud didirikannya beberapa tahun lalu. Namun, tak ada tempat pada daftar yang dimaksud untuk saudara Harry yang tersebut telah lama bukan ada, Pangeran William, yang digunakan juga menjadikan penanganan pembaharuan iklim sebagai bagian penting dari usahanya.
Minggu lalu, ia menjadi tuan rumah Earthshot Prize Awards tahunan keempatnya dalam Afrika Selatan yang digunakan memberi penghargaan untuk wirausahawan lingkungan sebesar 1 jt Poundsterling untuk meningkatkan ide inovatif mereka guna memperbaiki planet ini.
Harry masuk pada kategori Titan pada daftar 2024 dan juga TIME menjelaskan mengapa sang duke masuk pada daftar bergengsi tersebut.
“Duke of Sussex mengupayakan kelompok konservasi di tempat Afrika dan juga menyatakan bahwa ia benar-benar menjadi pencinta lingkungan selama perjalanannya ke Karibia pada tahun 2012 ketika pribadi anak laki-laki berusia 7 tahun menyatakan kepadanya bahwa dampak lingkungan Inggris merusak terumbu karang,” katanya.
“Setelah interaksi itu, ia terinspirasi untuk memulai Travalyst (perjalanan lalu katalis), sebuah lembaga nirlaba yang menyediakan data emisi lalu keberlanjutan lainnya terhadap orang-orang yang tersebut memesan perjalanan sehingga merek dapat mempertimbangkan opsi dengan dampak terendah,” tutur beliau lagi.
Berita tentang penghargaan Harry muncul setelahnya ia menyatakan bagaimana “kekuatan sejati terletak pada kemampuan kita untuk bersatu” ketika ia memberikan penghormatan terhadap para veteran, menegaskan kembali “kekaguman lalu penghargaan seumur hidupnya” melawan “layanan serta pengorbanan” mereka.

