Diam-diam Pangeran William Membutuhkan Harry Kembali ke Inggris
JAKARTA – Ketika Pangeran Harry secara dramatis pergi dari dari Keluarga Kerajaan dan juga pindah ke California sama-sama Meghan Markle pada 2020, The Firm kehilangan salah satu pekerjanya yang digunakan paling terkenal.
Pakar lalu penulis biografi kerajaan Tina Brown mengklaim kepergian Pangeran Harry memberi lubang di keluarga kemudian walaupun ketidakhadiran Harry berdampak besar pada kapasitas profesional Keluarga Kerajaan, hal itu juga memengaruhi mereka secara pribadi.
Dikutip Daily Mail, Brown, yang makan siang dengan Putri Diana beberapa minggu sebelum kematiannya, mengklaim orang yang paling membutuhkan Harry kembali adalah seseorang yang sekarang paling tiada akur dengannya, Pangeran William.
Mantan editor Tatler kemudian The New Yorker, itu mengklaim William mengelilingi dirinya dengan para penjilat, tetapi adik laki-lakinya pandai membuatnya masih rendah hati.
Menulis pada blog Substack miliknya, Fresh Hell, beliau mengecam wawancara yang digunakan dilaksanakan pewaris tahta yang dimaksud untuk penghargaan lingkungannya, Earthshot Prize, di area akhir perjalanannya ke Afrika Selatan pada November lalu.
“Komentar William bahwa rencananya untuk monarki yang mana peduli serta berbagi juga mencakup menanamkan sedikit empati di tempat sana membuatnya terdengar seperti orang bodoh yang digunakan suka tampil. Di tahun-tahun yang digunakan lebih lanjut bahagia, Harry yang dimaksud tidaklah sopan (atau Harold seperti yang dimaksud biasa dipanggil William dengan sedih) yang tersebut dapat menggoda Pangeran Wales lalu menjatuhkannya,” katanya.
“Ada terlalu berbagai orang di area sekitar William sekarang yang, di ungkapan Kara Swisher yang dimaksud tak ada bandingannya tentang merek yang hidup pada gelembung emas, menjilatinya dari berhadapan dengan sampai bawah sepanjang hari,” ucapnya lagi.
Salah satu momen yang digunakan paling banyak difoto pada waktu Harry menahan William adalah ketika beliau mengalahkannya di sebuah lomba pada 2017. Kedua bersaudara itu saling berhadapan pada lomba lari cepat dalam Taman Olimpiade Ratu Elizabeth dengan Putri Kate di area depan puluhan pendukung dari pinggir lapangan.
Harry mengungguli lomba dengan selisih beberapa meter, dengan nakal menoleh untuk meninjau ke belakang ke arah saudaranya yang tersebut meringis ketika ia berjuang untuk mengimbangi kecepatan sementara Kate berada di dalam kedudukan terakhir.

