Peparnas 2024 Berakhir Mingguan Waktu petang 13 Oktober, Upacara Penutupan Sajikan Tarian Karya Eko Supriyanto
Jakarta – Pekan Paralimpiade Nasional XVII atau Peparnas 2024 akan berakhir Minggu, 13 Oktober. Upacara penutupan akan berlangsung waktu malam hari, antara lain diisi tarian hasil karya Koreografer Eko Supriyanto.
“Total ada sekitar 180 penari,” kata Eko di dalam Solo, Jawa Tengah, Sabtu.
Ia mengemukakan sebagian para penari merupakan kelompok disabilitas, baik tuna netra, tuna rungu, maupun tuna daksa.
“Kami menggandeng teman-teman dari YPAC, SLB Negeri Cangakan Karanganyar, lalu SLB/A YKAB Solo. Kami juga berkolaborasi dengan Langen Projo Mangkunegaran, Semarak Candra Kirana, Timeless Solo,” katanya.
Pada penutupan tersebut, ia akan mengangkat peluang Daerah Perkotaan Solo, baik sanggar maupun seniman yang dimaksud luar biasa.
“Kami merasa kemungkinan Solo harus ditampilkan, diantaranya teman-teman disabilitas harus dapat kesempatan untuk tampil,” katanya.
Sementara itu, pada kolaborasi dengan Pura Mangkunegaran, ia juga mengangkat tradisi SantiSwaran dari Mangkunegaran. SantiSwaran adalah barisan yang dimaksud mengikuti takbiran keliling di Pura Mangkunegaran, Surakarta.
“SantiSwaran ini memuja-muji Allah SWT dan juga Nabi Muhammad SWA. Kami sudah ada diskusikan dengan Mangkunegara X, prospek musikalitas ini akan kami garap sedemikian rupa,” katanya.
Kemudian yang mana menantang adalah akan ada pertunjukan cerita Sukrasana Sumantri sebagai simbol tokoh pewayangan Jawa, kakak beradik yang sakti mandraguna.
Adiknya rela berjuang mempertaruhkan nyawa untuk mencapai cita-cita kakaknya. Maksud atau instruksi untuk pertunjukan nanti adalah bahwa telah saatnya cita-cita itu diwujudkan secara bersama-sama.
“Dalam pentas seni nanti, Sukrasana Sumantri punya tugas untuk memadamkan api kaldron untuk bertujuan bahwa cita-cita dapat dilanjutkan oleh pemenang-pemenang berikutnya. Sukrasana Sumantri ini memohonkan lantas bala bantuan dari para superhero Jawa seperti Gatotkaca, Srikandi, Cakil, Semar, Jatayu pada bidang usaha memadamkan api kaldron,” katanya.
Polisi Siapkan Kantong Parkir
Polresta Surakarta serta Dinas Perhubungan Perkotaan Surakarta menyiapkan sebagian kantong parkir untuk memperkuat kelancaran penyelenggaraan penutupan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII Solo 2024.
Kasi Humas Polresta Surakarta AKP Umi Supriati di dalam Solo, Jawa Tengah, Hari Sabtu mengemukakan untuk mengatur sesudah itu lintas ketika penutupan Peparnas, Polresta berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan.
“Terutama untuk kantong parkir, area penutupan jalan. Kami telah koordinasi dengan Dinas Perhubungan,” katanya.
Oleh oleh sebab itu itu, pihaknya mengimbau terhadap komunitas untuk tak diperlukan takut bukan memperoleh tempat parkir.
Ia menyatakan beberapa kantong parkir yang tersebut disiapkan, pada antaranya pada Gedung Wanita, RS Bhayangkara, Asrama Polisi Manahan, Terminal Tirtonadi, SMK N 4 Surakarta, SD Kalam Kudus, kemudian seputaran kampung Manahan atau dalam Jalan Samratulangi.
Sedangkan untuk parkir kendaraan tamu VVIP akan ditempatkan dalam utara patung Panahan dan juga tamu VIP dalam sekitar Velodrome Manahan.
“Peserta drop off di dalam depan Geloran Manahan atau pintu F,” katanya.
Ia juga memverifikasi bukan ada penutupan jalan selama upacara penutupan tersebut.
Sementara itu, selama upacara penutupan Peparnas, Polresta Surakarta menyiagakan sejumlah 360 personel pengamanan, baik pengamanan situasi stadion, lingkungan untuk upacara penutupan, maupun pergerakan sesudah itu lintas.
“Kalau total personel yang digunakan kami terjunkkan selama Peparnas kali ini ada berjumlah 870 personel. Mereka bertugas ke venue, hotel, pergerakan setelah itu lintas dari satu venue ke venue lain, di antaranya dari bandara ke hotel,” katanya.
Jateng Juara Umum
Kontingen Jawa Tengah berubah menjadi juara umum Peparnas 2024. Mereka mengakumulasi total 406 medali, dengan rincian 161 emas, 121 perak, 124 perunggu.
Jawa Barat finis di sikap kedua dengan 120 emas, 116 perak, juga 118 perunggu. Sedangkan DKI Ibukota menempati kedudukan ketiga dengan 39 emas, 29 perak, juga 36 perunggu.
Pada Peparnas sebelumnya, pada 2021, tuan rumah Papua bermetamorfosis menjadi juara umum. Jabar juga Jateng melengkapi tempat tiga besar.
Artikel ini disadur dari Peparnas 2024 Berakhir Minggu Malam 13 Oktober, Upacara Penutupan Sajikan Tarian Karya Eko Supriyanto

