Peraih Nobel Sastra Han Kang Tolak Adakan Kongres Pers
Jakarta – Han Kang, pendatang Korea pertama yang digunakan meraih kemenangan Hadiah Nobel di bidang sastra, menolak untuk mengadakan konferensi pers dengan alasan adanya tragedi global, yakni pertempuran Ukraina-Rusia juga konflik Israel-Palestina.
Ayahnya, novelis terkenal Han Seung-won, menyampaikan arahan Han Kang selama konferensi pers di dalam Sekolah Sastra Han Seung-won di dalam Jangheung, Provinsi Jeolla Selatan.
“(Han Kang) mengutarakan terhadap saya, ‘Dengan konflik yang tersebut semakin memanas lalu orang-orang yang digunakan digotong berakhir setiap hari, bagaimana kita bisa saja mengadakan perayaan atau konferensi pers?’ Dia mengemukakan tak akan mengadakan konferensi pers,” katanya.
Setelah Hadiah Nobel di bidang sastra diberitahukan pada Kamis di malam hari (10/10/2024), Han Seung-won berbicara dengan putrinya kemudian menyarankannya untuk memilih penerbit yang mana mengadakan konferensi pers.
Awalnya, beliau setuju lalu memaparkan beliau akan “mencobanya,” tetapi Han Kang berubah pikiran cuma di semalam.
“Perspektifnya sudah bergeser dari pribadi penulis yang dimaksud tinggal di Korea menjadi kesadaran (penulis) global. Namun, saya tiada dapat menghilangkan perasaan berubah menjadi ayah dari individu pemenang hadiah yang tersebut tinggal dalam Korea, jadi saya akhirnya mengatur konferensi pers ini,” katanya, dikutipkan dari The Korean Times, Mingguan (13/10/2024).
Han Kang juga melarang ayahnya mengadakan jamuan makan di malam hari pada sekolah sastra.
“Saya berencana untuk mengadakan pesta ke di sini untuk penduduk setempat, tetapi putri saya melarang saya melakukannya. Dia berkata, ‘Tolong jangan merayakan ketika menyaksikan insiden tragis ini (mengacu pada dua perang),” kata ayah Han Kang.
Han Kang juga mengatakan: “The Swedish Academy tidaklah memberi saya penghargaan ini untuk kita nikmati, tetapi untuk masih berpikiran jernih.”
Setelah mendengar kata-kata anaknya, Han Seung-won mengaku tersentuh. Terlepas dari bukan adanya konferensi pers ataupun perayaan, Han Seung-won mengemukakan anaknya sangat terkejut kemudian merasa terhormat melawan penghargaan tersebut.
Adapun, beberapa penerbit, termasuk Changbi Publishers, yang menerbitkan novel terkenalnya “Human Acts” (2014) serta “The Vegetarian” (2007), lalu Munhakdongne Publishing, yang digunakan menerbitkan kumpulan puisi kemudian novelnya “The Wind Is Blowing” (2010), sudah pernah mengusulkan untuk mengadakan konferensi pers, tetapi hingga hari terakhir pekan sore, Han Kang belum memberikan tanggapan.
Artikel ini disadur dari Peraih Nobel Sastra Han Kang Tolak Adakan Konferensi Pers

