Siapa Aga Khan V? Keturunan Nabi Muhammad yang mana Diberi Gelar Yang Mulai oleh Raja Charles
JAKARTA – Siapakah Aga Khan V? Keturunan Nabi Muhammad yang diberi gelar kejuaraan Yang Mulai oleh Raja Charles III . Dia adalah Pangeran Rahim al-Hussaini Aga Khan V, lahir pada 12 Oktober 1971.
Aga Khan V adalah Imam Herediter ke-50 (Pemimpin Spiritual) Muslim Syiah Ismaili pasca kematian ayahnya, Pangeran Karim al-Hussaini Aga Khan IV. Pangeran Rahim adalah putra tertua dari Pangeran Karim Aga Khan juga istri pertamanya, Putri Salimah. Pangeran Rahim dididik dalam Phillips Academy Andover lalu lulus pada tahun 1995 dari Brown University dengan gelar kejuaraan Sarjana Seni di Sastra Komparatif.
Dikutip wikipedia, Pangeran Rahim Aga Khan V adalah keturunan secara langsung dari Nabi Muhammad melalui putrinya, Hazrat Bibi Fatima kemudian sepupu dan juga menantu Nabi, Hazrat Ali, Kalifah Islam keempat yang tersebut dipandu dengan benar kemudian Imam Syiah pertama.

Sepanjang 1.400 tahun sejarah mereka, Ismailiv telah terjadi dipimpin oleh manusia imam yang mana hidup lalu turun temurun. Ismaili tinggal di dalam lebih lanjut dari 35 negara serta jumlahnya hampir 12 hingga 15 juta. Dia memiliki dua putra dari mantan istrinya, Putri Salwa: Pangeran Irfan (lahir pada 2015) lalu Pangeran Sinan (lahir pada 2017).
Dia melayani pada badan sejumlah agensi dari Aga Khan Development Network (AKDN). Dia telah terjadi mengikuti dengan cermat karya Institute of Ismaili Studies dan juga lembaga tata kelola sosial komunitas Ismaili. Pangeran Rahim sangat peduli dengan dorongan AKDN untuk melindungi lingkungan juga mengempiskan dampak pembaharuan iklim, berfungsi sebagai ketua komite lingkungan dan juga iklimnya.
Dia juga memberikan perhatian berkelanjutan pada pekerjaan AKDN kemudian lembaga -lembaga komunitas Ismaili pada menangani keinginan mereka itu yang tersebut hidup di kemiskinan terbesar kemudian mengupayakan peningkatan mata pencaharian merekan melalui pendidikan, pelatihan, juga perusahaan. Pangeran Rahim bertemu secara teratur dengan para pemimpin pemerintahan, organisasi internasional, serta warga sipil untuk menguatkan hubungan merek dengan Imamat Ismaili juga untuk memajukan upaya AKDN untuk meningkatkan keberadaan rakyat yang tersebut terpinggirkan juga rentan.
Sebelumnya, Raja Charles memberikan gelar kejuaraan kerajaan baru untuk Aga Khan, setelahnya Pangeran Karim Al-Hussaini meninggal dunia pada usia 88 tahun pada minggu lalu.
Keluarga kerajaan sudah pernah mengonfirmasi bahwa Pangeran Rahim Al-Hussaini, yang dimaksud bernama Aga Khan V, telah terjadi diberikan gelar kejuaraan “Yang Mulia” oleh Raja Charles setelahnya generasi sebelumnya, Pangeran Karim Al-Hussaini meninggal dunia.
Dikutip Geo TV, Pakar kerajaan Rebecca English membagikan pengumuman Istana Kensington di tempat media sosial menghadapi penghargaan Yang Mulai, yang tersebut diberikan terhadap putra mendiang Pangeran Karim Al-Hussaini, Aga Khan.
Tradisi Pemberian Gelar oleh Raja
Untuk menandai naik takhtanya Pangeran Rahim Al-Hussaini Aga Khan sebagai Imam turun-temurun kelima puluh dari komunitas Muslim Syiah Ismailiyah dan juga sesuai dengan tradisi yang mana telah terjadi lama ada, Raja berkenan menganugerahkan gelar kejuaraan ‘Yang Mulia’ terhadap Aga Khan yang baru.
Dikutip royal.uk, penghargaan ini awalnya diberikan terhadap Aga Khan I sebagai pengakuan berhadapan dengan perannya sebagai pemimpin spiritual komunitas Ismailiyah kemudian sebagai pemimpin agama yang tersebut penting di tempat dunia. Banyak komunitas Ismailiyah juga tinggal di area negara-negara Persemakmuran.

