Teknologi

Skotlandia Minta Jadikan Kucing Fauna yang Dilindungi

EDINBURGH – otoritas Skotlandia sudah pernah menolak usulan untuk melarang kucing dalam negara yang disebutkan setelahnya didesak untuk menciptakan laporan yang menjajaki langkah-langkah untuk melindungi satwa liar yang terancam.

Komisi Kepuasan Makhluk Hidup Skotlandia (SAWC) memproduksi rekomendasi pada sebuah laporan terhadap Parlemen sebagai tanggapan melawan bukti bahwa kucing miliki dampak signifikan pada populasi satwa liar.

Sebuah laporan tentang kepemilikan kucing yang digunakan bertanggung jawab menyatakan bahwa kucing dapat miliki “dampak signifikan pada populasi satwa liar” dengan menyerang hewan lain, mengalami perkembangan biak dengan kucing liar, dan juga bersaing untuk mendapatkan sumber makanan.

Seorang juru bicara pemerintah Skotlandia menyatakan di sebuah pernyataan bahwa pelarangan kucing tiada termasuk atau dianggap sebagai daftar rekomendasi di laporan tersebut.

“Kami, di kondisi apa pun, tak akan (setuju) untuk melarang kucing,” katanya pada hari Senin.

Melalui laporan media internasional, SAWC juga mendesak pemerintah Skotlandia agar memohonkan lembaga NatureScot untuk memproduksi laporan tentang keuntungan kemudian kerugian bagi satwa liar dengan memperkenalkan tempat pengamanan kucing di area tempat yang tersebut rentan.

Jika diterapkan, penduduk ini harus memelihara hewan peliharaan merek di dalam pada rumah atau dilarang memilikinya sejak awal.

Selain itu, SAWC mengusulkan agar konstruksi perumahan baru pada tempat pedesaan dapat miliki ketentuan bahwa kucing tidaklah boleh dipelihara pada area yang sensitif terhadap konservasi atau di tempat sekitar habitat burung dan juga satwa liar yang mana terancam punah.

SAWC juga menciptakan beberapa rekomendasi lain termasuk mewajibkan pemasangan microchip kemudian pendaftaran kucing peliharaan.