Profil Hakainde Hichilema, Presiden yang Gratiskan Pendidikan SD hingga SMA di tempat Zambia
JAKARTA – Hakainde Hichilema, Presiden Zambia yang tersebut menjabat sejak 2021, menarik sejumlah perhatian pasca menerapkan institusi belajar gratis.
Pada Januari 2022, pemerintah Zambia dalam bawah Presiden Hakainde Hichilema meluncurkan kebijakan sekolah gratis dari tingkat lembaga pendidikan anak usia dini hingga sekolah menengah.
Langkah ini bertujuan menghilangkan hambatan finansial yang tersebut selama ini menghalangi akses lembaga pendidikan bagi sebagian besar anak-anak Zambia.
Untuk menggalang kebijakan ini, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar 18,1 miliar Kwacha Zambia (sekitar USD1 miliar) untuk sektor pendidikan, termasuk merekrut 30.000 guru tambahan juga merancang 120 sekolah menengah baru guna mengempiskan rasio murid-guru.
Selain itu, pemerintah juga menghapus biaya yang digunakan sebelumnya dibebankan terhadap orang tua, seperti biaya ujian dan juga iuran komite sekolah.
Meskipun kebijakan ini disambut baik oleh sejumlah pihak, beberapa kalangan meragukan efektivitas juga tujuan sebenarnya dari inisiatif ini.
Profil Hakainde Hichilema
Hakainde Hichilema lahir pada 4 Juni 1962 dalam distrik Monze, Zambia. Dia adalah individu entrepreneur sukses yang mana menjadi Presiden Republik Zambia pada Agustus 2021.
Sebelumnya, Hichilema mengawasi partai oposisi utama, United Party for National Development (UPND), yang mana meraih kemenangan Pemilihan Umum pada 12 Agustus 2021.
Hichilema menempuh institusi belajar dalam Universitas Zambia, lulus pada 1986 dengan peringkat Sarjana Kondisi Keuangan lalu Administrasi Bisnis.

